Jumat, 08 November 2013

Orang Kudus 8 Novermber: St. Klaudius

SANTO KLAUDIUS DKK, MARTIR
Klaudius, Nikostrat, Simporian dan kastor dikenal sebagai pemahat-pemahat Kristen yang terkenal. Hasil pahatan mereka laris di kalangan bangsawan Romawi, tak terkecuali kaisar. Biasanya sebelum mereka bekerja, mereka selalu membuat tanda salib, untuk memohon bantuan Tuhan agar karya mereka dapat berhasil dengan baik. Kebiasaan mereka ini secara diam-diam diperhatikan leh kawan-kawannya. Seorang kawan mereka bernama Simpli yang terkesan dengan cara macam ini tertarik pada mereka terutama karena hasil karya mereka yang selalu laris terbeli.

Kepadanya Simporian menerangkan arti tanda salib itu dan tujuannya, “Yesus Kristus menebus dosa-dosa umat manusia dengan memikul salib penderitaannya menuju Kalvari. Oleh karena itu salib adalah tanda keselamatan bagi kami orang Kristen. Setiap kali kami mau memulai sesuatu kegiatan, kami harus membuat tanda salib untuk memohon berkat Tuhan atas karya kami. Membuat tanda salib sebelum bekerja berarti menyucikan pekerjaan kami hari ini dan mohon berkat Tuhan atasnya.” Tidak lama kemudian Simpli pun masuk serani.

Pada suatu hari kaisar Diokletianus memesan sebuah patung berhala bernama Aeskulap, pelindung ketabiban. Kelima pemahat serani itu dengan tegas menolak membuat patung berhala itu. Oleh karena itu mereka ditangkap dan sesudah disesah mereka ditenggelamkan ke dasar sungai Tiber pad atahun 302. Jenasah mereka kemudian ditemukan lalu dikuburkan di gereja: “Keempat Martir Bermahkota”. Kuburan mereka ada di Roma di dalam gereja yang ditahbiskan untuk menghormati mereka, seperti tersebut di atas.

sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun

Renungan Hari Jumat Biasa XXXI - Thn I

Renungan Hari Jumat Biasa XXXI, Thn C/I
Bac I   : Rom 15: 14 – 21;  Injil   : Luk 16: 1 – 8

Dalam Injil hari ini Yesus memberikan sebuah perumpamaan yang sangat menarik, yaitu tentang bendahara yang cerdik sekalipun ia tidak jujur. Sikap cerdik sang bendahara dipuji, bukan sikap tidak jujurnya. Bendahara itu cerdik dalam sikap dan perbuatan sehingga ia mendapatkan “keselamatan” kelak. “Aku tahu apa yang akan aku perbuat, supaya apabila aku dipecat dari jabatanku sebagai bendahara, ada orang yang akan menampung aku di rumah mereka.” (ay. 4). Karena itu ia mulai berbuat baik. Dengan jabatannya, ia menyalurkan kekayaan tuannya.

Kecerdikan ini juga yang ditampilkan Paulus.  Dalam bacaan pertama, Paulus membagikan pengalaman hidupnya. Paulus adalah “pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi.” (ay. 16). Sama seperti bendahara yang menggunakan jabatannya untuk menyalurkan kekayaan tuannya, demikian pula Paulus menyalurkan warta Injil Allah kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi. Melalui Paulus, orang-orang dapat mengenal Yesus Kristus.

Sabda Tuhan hari ini memiliki tema misi. Di sini kita disadarkan bahwa kita dipanggil untuk mewartakan Kristus dalam kehidupan kita. Tuhan menghendaki supaya kita, dengan peran dan jabatan yang kita miliki, menghadirkan Kristus. Hal ini senada dengan pesan-pesan paus kita, Benediktus XVI dan Fransiskus, yang meminta agar melalui kita – sikap, perkataan, tingkah laku dan perbuatan – orang lain dapat mengenal warta keselamatan Yesus Kristus.

by: adrian

Kamis, 07 November 2013

Orang Kudus 7 Novermber: St. Ernestus

SANTO ERNESTUS, MARTIR
Informasi mengenai orang kudus ini masih sangat terbatas. Umum mengetahui kalau Ernestus adalah seorang Abbas dari Zwiefalten, Jerman. Hatinya tergugah oleh kotbah Santo Bernardus yang menganjurkan supaya para biarawan mendampingi para tentara dalam perang salib untuk membebaskan Tanah Suci dari pendudukan bangsa Arab yang muslim dan mengamankan peziarah-peziarah ke tempat-tempat suci. Ernestus ditangkap, disiksa dan dibunuh di Mekkah pada tahun 1148.

sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun