Selasa, 06 Agustus 2013

Renungan Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan-Nya - C

Renungan Pesta Yesus Menampakkan Kemuliaan, Thn C/1
Bac I : Dan 7: 9 – 10, 13 – 14 ; Injil : Luk 9: 28 – 36

Bacaan pertama hari ini menampilkan kisah penglihatan Nabi Daniel. Di sana diungkapkan bahwa Daniel melihat kemuliaan Allah. “Pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar.” (ay. 9). Jadi, bacaan pertama merupakan penggambaran kemuliaan Allah yang dilihat oleh Daniel.

Gambaran kemuliaan Allah kembali terlihat dalam bacaan Injil, dalam diri Yesus. Penginjil Lukas mengungkapkan gambaran kemuliaan itu dengan kata-kata, “rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.” (ay. 29). Yang menarik dari Injil ini adalah ungkapan perasaan Petrus yang merasakan kemuliaan Yesus itu, yaitu bahagia. Kebahagiaan yang dirasakan Petrus membuat dia tak lagi memikirkan dirinya (dan kawan-kawannya), melainkan hanya sumber kebahagiaan itu (Yesus, Musa dan Elia). “Baiklah kami dirikan sekarang tiga kemah, satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.”

Gambaran kemuliaan Allah dalam sabda Tuhan hari ini merupakan gambaran surga. Dalam surga hanya ada kebahagiaan. Dan kebahagiaan itu karena orang memperhatikan sesamanya, bukan dirinya sendiri. Sabda Tuhan hari ini mau mengajak kita untuk menghadirkan “surga” kecil kita dengan membuat orang lain berbahagia karena kita.

by: adrian

Senin, 05 Agustus 2013

Renungan Hari Senin Biasa XVIII-C

Renungan Hari Senin Biasa XVIII, Thn C/I
Bac I : Bil 11: 4b – 15 ; Injil : Mat 14: 13 – 21

Sabda Tuhan hari ini mau berbicara soal kepemimpinan. Dalam bacaan pertama, kepemimpinan itu tampak dalam diri Nabi Musa. Ketika orang Israel menghadapi sebuah masalah (soal makanan), Musa tidak mau menyalahkan warganya. Dengan rendah hati Musa menyalahkan dirinya sendiri.  Musa melihat bahwa masalah bangsanya merupakan tanggung jawabnya. Dia tak mau lari dari tanggung jawab itu (ay. 11 – 14).

Hal yang sama juga ditekankan Yesus kepada para rasul-Nya. Yesus mau menanamkan sikap kepemimpinan yang bertanggung jawab kepada para rasul. Dia tak mau para rasul itu cari enak sendiri dengan meminta orang banyak itu menyelesaikan masalahnya sendiri (ay. 15). Yesus mau agar mereka bertanggung jawab. “Tidak perlu mereka pergi, kamu harus member mereka makan.” (ay. 16).

Hari ini Tuhan mengajak kita untuk menanamkan sikap kepemimpinan yang bertanggung jawab. Wujud tanggung jawab itu adalah dengan tanggap atas masalah yang ada. Masalah, sejauh itu masih bagian dari kita, yang ada harus segera ditangani, dan jangan membiarkan orang lain yang mengurusnya.

by: adrian

Orang Kudus 5 Agustus: St. Ia

Santa ia, martir

Ia seringkali didera karena usahanya menobatkan banyak orang kafir ketika meringkuk di dalam penjara. Semua penderitaannya itu tak pernah mampu memadamkan semangatnya untuk mewartakan Kristus. Oleh karena itu, akhirnya ia dihukum mati pada masa pemerintahan Schapur II, Raja Persia.

sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun