Rabu, 10 April 2013

Kenakalan Remaja

REMAJA & PERGAULAN BEBAS

Dewasa ini pergaulan bebas di kalangan anak muda (remaja) sudah sangat memprihatinkan. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian atas empat kota yang dirilis Kementerian Kesehatan tahun 2009 lalu. Dikatakan bahwa sebanyak 35,9 persen remaja punya teman yang sudah pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah. Angka itu hanya menyentuh empat kota saja; dan itupun hanya yang berhasil didata. Jadi belum termasuk kota-kota lain dan yang tidak masuk dalam survei.

Karenanya tak heran apa yang pernah dikatakan seksolog dan androlog, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila Sp And FAACS di sela-sela Kongres Nasional I Asosiasi Seksologi Indonesia, Minggu (20/7/07). Wimpie menegaskan bahwa sebanyak 60 persen aborsi yang terjadi di Indonesia dilakukan oleh remaja. Adanya aborsi mengandaikan adanya kehamilan yang tidak diinginkan. Adanya kehamilan tentulah mengandaikan adanya hubungan seks.

Berikut ini kami akan menyajikan tampilan gambar-gambar bentuk-bentuk pergaulan bebas di kalangan remaja. Bukan maksud kami agar diikuti, melainkan agar menjadi keprihatinan bersama. Dari keprihatinan itulah akhirnya melahirkan aksi.





Kita tahu bahwa remaja adalah harapan bangsa. Masa depan bangsa ini ada di tangan mereka. Dapat dibayangkan jika kehidupan remaja sekarang mengalami kemerosotan akhlak dan moral; bagaimana nasib bangsa di masa yang akan datang.

Kami mengundang pembaca untuk memberikan komentarnya atas masalah ini.

by: adrian

Mujizat & Cinta

MUJIZAT CINTA

Kathryn Kuhlman dalam bukunya I Believe in Miracles mengingatkan bahwa di zaman modern yang bergerak serba pesat ini, mujizat-mujizat tetap terjadi setiap hari dalam kehidupan manusia. ”Hanya saja manusia kerap tidak memperhatikan atau menganggapnya sebagai sesuatu yang sudah semestinya terjadi,” ungkapnya.

Misalnya, peristiwa kelahiran manusia, yang sesungguhnya merupakan kejadian ajaib tetapi sudah dianggap biasa oleh kebanyakan orang. Ahli kebidanan ternama dari Pittsburgh, AS, Dr Charles Joseph Barone, berpendapat, “Sesungguhnya kelahiran bayi merupakan mujizat terbesar!” Barone yang telah membidani lebih dari 25.000 bayi mengemukakan, kelahiran bayi sesungguhnya melampaui pemahaman manusia. ”Peristiwa kelahiran tetaplah merupakan suatu rahasia yang tidak dapat dipahami,” tandasnya.

Begitu pula dengan cinta. Banyak orang menganggap perasaan cinta sebagai sesuatu yang lumrah. Dua insan manusia saling tertarik, kemudian mereka merenda asmara. Padahal tidak semua orang bisa dengan mudah mewujudkannya. Tak terbilang orang yang tak kunjung mendapatkan pasangan karena mereka kesulitan menemukan orang yang bisa seiya-sekata dengan dirinya. Bagi orang yang berada dalam kondisi demikian, menemukan cinta merupakan mujizat.

Ada banyak kisah cinta pernah kita dengar, yang menunjukkan bahwa apa yang mereka alami itu sebenarnya merupakan mujizat. Itu sebabnya, ”garam di laut, asam di gunung bertemu di belanga.”

Kuhlman mengatakan, Roh Kudus merupakan kunci terjadinya mujizat, sebab tidak ada yang mustahil bagi-Nya. “Bagaimanapun juga kebesaran Allah melampuai pengertian manusia. Tak ada manusia yang bisa menduga seberapa dalam dan seberapa luas kuasa-Nya,” tulis Kuhlman.

Selasa, 09 April 2013

Pelajar, Facebook & Pelecehan

Perkosaan: Korban Teknologi atau Kebodohan

Sering kita dengar kasus pelecehan seksual yang terjadi antara remaja yang baru kenalan di media jejaring sosial, seperti facebook. Kalau mau dicermati, kesalahan bukan pada facebook, karena facebook dibuat bukan untuk mewujudkan aksi amoral tersebut. Kesalahan murni pada manusianya.

Berikut ini akan kami tampilkan cuplikan berita tentang masalah tersebut. Semoga dengan membacanya, kita sekalian, terutama kaum remaja puteri, dapat menjaga dirinya sendiri. Tujuan utama kami adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan.
 

















by: adrian