Selasa, 06 November 2012

Orang Kudus 6 November: St. Nuno Pareira

Santo nuno pareira, pengaku iman


Nuno lahir pada tahun 1360. Ketika menjadi panglima angkatan perang Portugis, ia membela hak atas takhta kerajaan yang sah. Kemudian ia mengundurkan diri dan menjadi bruder Karmelit yang sangat saleh. Ia meninggal dunia pada tahun 1431.

Sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun

Renungan Hari Selasa Biasa XXXI - Thn II

Renungan Hari Selasa Pekan Biasa XXXI B/II
Bac I  Flp 2: 5 – 11; Injil        Luk 14: 15 – 24

Dalam Injil hari ini, sama seperti kemarin, Yesus mengungkapkan pengajaran-Nya melalui perumpamaan undangan perjamuan pesta. Hanya temanya berbeda. Pesta perjamuan dalam Injil ini mengarah kepada perjamuan dalam Kerajaan Allah, di mana Allah sendiri sebagai Tuan pestanya.

Perjamuan pesta itu diperuntukkan bagi siapa saja. Tuan pesta ingin agar banyak orang ikut menikmati kebahagiaan pestanya. Karena itu ia mengundang banyak orang. Targetnya " rumahku harus penuh." (ay. 23c).

Akan tetapi ada juga orang yang menolak undangan itu dengan berbagai alasan. Alasan-alasan yang diberikan semuanya bersifat pribadi (egois). Ini menunjukkan sikap egois, hanya melihat kepentingan sendiri. Mereka tidak melihat kepentingan bersama; bahwa pesta perjamuan itu untuk kebahagiaan diri dalam kebersamaan.

Gambaran perjamuan pesta dengan undangan ini mau menggambarkan realitas umat manusia, baik pada jaman Yesus maupun jaman kini. Sebenarnya kita semua diundang ke pesta perjamuan itu oleh Allah. Allah ingin agar kita bahagia. Namun ego kita sering menghalangi kita untuk merasakan kebahagiaan Allah dan juga kesempatan bertemu dengan Allah.

Oleh karena itu, sabda Tuhan hari ini merupakan tawaran bagi kita untuk berbahagia. Yang menjadi persoalannya adalah apakah kita mau menanggapinya?

by: adrian

Senin, 05 November 2012

Orang Kudus 5 November: St. Elisabeth & Zakarias

Santa elisabeth & santo zakarias
Cerita perihal kehidupan Elisabeth dan Zakarias, dan peranan mereka yang istimewa di dalam sejarah keselamatan Allah, hanya kita ketahui sedikit dari Injil, terutama Injil Lukas bab 1: 5 – 80.

Elisabeth adalah istri Zakarias – seorang imam Israel dari kelompok Abia (1 Taw 24: 10, Luk 1: 5) – dan ibu kandung Santo Yohanes Pemandi. Keduanya berasal dari keturunan Harun (ay. 5) dan hidup pada masa pemerintahan Herodes di wilayah Yudea. Di hadapan Tuhan, mereka hidup saleh dan benar, tanpa cela menghayati dan melaksanakan hukum Musa. Namun sayang! Mereka tidak dikaruniai anak sampai umur tuanya. Dari sudut pandang Yahudi, hal ini merupakan aib bagi mereka, namun inilah rahasia Tuhan di luar batas pemahaman manusia. karena melalui mereka Tuhan kemudian menunjukkan secara lebih tandas kuasa-Nya atas hidup manusia. Melalui mereka Tuhan mau melaksanakan rencana keselamatan-Nya atas manusia, yang akan dijalankan sendiri oleh Putera-Nya. Ternyata dari kedua orang kudus ini, Tuhan mengaruniakan seorang nabi besar, Yohanes Pemandi, pendahulu Yesus, Sang Mesias.

Injil menceritakan bahwa Elisabeth adalah sanak Santa Maria, Bunda Yesus, namun hubungan itu tidak diketahui secara jelas dan pasti (ay. 36). Hubungannya dengan Maria, Ibu Yesus diceritakan di dalam kisah kunjungan Maria kepada Elisabeth, sebelum kelahiran Yesus (ay. 39).

Sumber: Orang Kudus Sepanjang Tahun