Kasus robohnya pondok pesantren al khoziny membuka banyak hal baru. Yang paling nyata adalah pernyataan bahwa pemerintah akan membangun ulang pondok pesantren itu dengan menggunakan APBN. Luar biasa. Sementara rumah ibadah kaum minoritas kesulitan, pondok pesantren ini begitu istimewanya. Padahal bencana itu akibat kelalaian pengurus pondok pesantrennya, bukan pemerintah. Hal baru lainnya adalah soal IMB. Ternyata ada sangat banyak pondok pesantren tidak mempunyai IMB. Apakah karena mayoritas bisa berbuat seenaknya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar