Jumat, 29 Januari 2016

Cara Menipu Nyamuk

Seorang misionaris baru tiba di Tanah Papua. Pengalaman pertama yang membuatnya sedikit menderita adalah soal nyamuk. Maklum, di Eropa, tempat asalnya, tidak pernah ia bersentuhan dengan binatang kecil penghisap darah itu. Malam pertama di tanah misi membuat dia sama sekali tak bisa menikmati tidur malam, karena diserang oleh nyamuk dari segala penjuru.
Namun, karena sudah jatuh cinta dengan Tanah Papua dan penduduknya, maka misionaris ini berusaha untuk mengatasi persoalannya. Berbagai cara sudah dilakukannya, sampai akhirnya ia menemukan suatu gagasan.
Pada malam sebelum tidur, misionaris ini menyelimuti bantal gulingnya menyerupai tubuh manusia yang berselimut. Dan ketika hendak tidur, ia cepat-cepat masuk ke kolong tempat tidur sambil berkata, “A ha…, nyamuk-nyamuk itu kena tipu!!!”
edited by: adrian, dari cerita Polly Pape
Baca juga humor lainnya:
Air Menjadi Anggur

Kamis, 28 Januari 2016

Orang Kudus 28 Januari: St. Manfredus

SANTO MANFREDUS, PENGAKU IMAN
Informasi mengenai orang kudus ini sangat terbatas. Yang pasti Manfredus hidup pada abad XV. Sejak masa muda, Manfredus gemar membaca riwayat hidup para petapa dan rahib, sehingga sesudah ditahbiskan menjadi imam, dengan berkat uskupnya ia menjadi petapa di sebuah gua di pegunungan Alpen. Ia berpuasa keras dan berdoa terus menerus sehingga banyak orang yang meminta didoakan olehnya. Manfredus meninggal dunia pada tahun 1430.
Baca juga orang kudus hari ini:

Rabu, 27 Januari 2016

Orang Kudus 27 Januari: St. Alberik Citeaux

SANTO ALBERIK CITEAUX, ABBAS & PENGAKU IMAN
Alberik adalah salah seorang biarawan di Collan, Chatillon-sur-Seine, Perancis. Setelah para biarawan dipimpin oleh Santo Robertus Molesme, mereka pindah ke biara baru yang didirikan oleh Santo Robertus. Alberik menjadi prior pada biara itu, dan ketika Santo Robertus memutuskan untuk pergi meninggalkan biara itu karena biara sudah terkorupsi dengan hal-hal duniawi, ia ikut pergi meninggalkan biara itu.
Bersama dengan Santo Robertus dan Santo Stefanus Harding, mereka mendirikan biara di Citeaux, dan Ordo Sistersian (O.Cist) pada 21 Maret 1098. Alberik menjadi prior, sementara Robertus menjadi Abbas.
Pada tahun 1100 Santo Robertus kembali ke biara Molesme karena ia sangat dibutuhkan oleh para biarawan di Molesme. Kepergian Robertus membuat posisi Abbas di Biara Citeaux dipegang oleh Alberik. Tanggal 26 Januari 1109 Alberik meninggal dunia di Citeaux, Perancis.
Baca juga orang kudus hari ini: