Senin, 16 Mei 2016

Orang Kudus 16 Mei: St. Simon Stock

SANTO SIMON STOCK, PENGAKU IMAN
Simon Stock lahir pada sekitar tahun 1165 di Kent, Inggris. Sejak berusia 12 tahun Simon diketahui sudah mulai bertapa di bawah batang pohon oak sehingga diperkirakan dari peristiwa inilah ia memiliki nama Stock. Banyak versi berbeda mengenai bagaimana Simon bergabung dengan Ordo Karmel, tetapi yang pasti Simon sempat berziarah ke Roma dan Gunung Karmel, namun ia kembali ke Eropa ketika mereka diserang oleh orang-orang islam.
Pada tahun 1247 Simon terpilih sebagai Prior Jenderal Ordo Karmel. Di bawah kepemimpinannya, Ordo Karmel berkembang di Inggris, Eropa Barat dan Selatan. Ordo Karmel juga berkembang di kota-kota universitas, seperti Cambridge, Oxford, Paris dan Bologna. Simon juga mengubah aturan hidup Ordo Karmel yang semula hanya sebagai petapa ditambah juga dengan pewartaan di luar biara. Banyak komunitas yang tidak menyukai apa yang dilakukan Ordo Karmel, dan dikisahkan Simon didatangi oleh Bunda Maria yang memberinya skapulir coklat sebagai jaminan keselamatan bagi pemakainya. Skapulir ini sampai saat ini digunakan oleh Ordo Karmel dan juga tarekat-tarekat yang masih berfamili atau berafiliasi dengan Ordo Karmel.
Pada 13 Januari 1252 Paus Innosensius IV memberikan dukungan dan perlindungan atas karya-karya Ordo Karmel. Simon Stock meninggal dunia pada 16 Mei 1265 di Bordeaux, Perancis. Secara resmi ia tidak pernah dikanonisasi, tetapi ia diperingati oleh Ordo Karmel dan peringatan ini kemudian mendapat pengakuan Takhta Suci.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 16 Mei: St. Alipus

SANTO ALIPIUS, USKUP dan MARTIR
Alipius lahir pada pertengahan abad IV di Thagaste, Afrika. Ia bertemu dengan Santo Agustinus ketika belajar di Kartago. Ia mengikuti St, Agustinus yang pergi ke Milan, dan bersama dengan St. Agustinus Alipius bertobat dan dibaptis oleh Santo Ambrosius pada tahun 387. Alipius membantu St. Agustinus mendirikan biaranya, dan menjadi pengikutnya yang pertama.
Ketika St Agustinus menjadi Uskup Hippo, tidak lama kemudian Alipius ditunjuk sebagai Uskup Thagaste. Suatu kali Alipus pergi ke timur dan bertemu dengan Santo Hieronimus. Alipus mengikuti banyak konsili di Afrika, termasuk Konsili Kartago pada tahun 411 yang membahas donatisme.
Alipus mengikuti Konsili Milevi dan menuliskan laporannya kepada Paus Innosensius. Alipus menentang ajaran sesat Pelagianisme. Alipus meninggal sekitar tahun 430. Pada tahun 1584 namanya dimasukkan pada Martyrologium Romanus oleh Paus Gregorius XIII.
Baca juga orang kudus hari ini:

Orang Kudus 16 Mei: St. Possidius

SANTO POSSIDIUS, USKUP & PENGAKU IMAN
Possidius lahir pada sekitar tahun 370 di Afrika Utara. Bersama dengan St. Alipus, ia termasuk pengikut pertama biara Santo Agustinus. Possidius kemudian ditunjuk sebagai Uskup Calama pada sekitar tahun 397. Hal ini mendapat perlawanan dari para pengikut Donatisme.
Possidius bahkan selamat dari usaha pembunuhan yang dilakukan oleh para pengikut donatisme. Sebanyak dua kali Possidius pergi ke Italia untuk membela Gereja. Ia juga menghadiri Konsili Kartago pada tahun 403, 407, dan ketika membahas ajaran sesat Donatisme pada tahun 411. Possidius juga menjalankan misi dari Kaisar Theodosius pada tahun 409 dan 410. Possidius mengikuti Konsili Malevi pada tahun 416 dan Kartago pada tahun 419 yang membahas ajaran sesat Pelagianisme.
Pada tahun 429, ketika kota Calama direbut bangsa Vandal, Possidius mengungsi ke Hippo, dimana ia menemani St. Agustinus sampai pada kematian St. Agustinus. Possidius kembali ke Calama, tetapi ia diusir pada tahun 437 oleh Raja Hunmeric, yang juga seorang arian. Dalam pengasingannya Possidius menyelesaikan biografi St. Agustinus yang sangat terkenal. Possidius meninggal dunia pada sekitar tahun 440 di Mirandila, Italia.
Baca juga orang kudus hari ini: