Rabu, 31 Desember 2025

Dari Apa Manusia Diciptakan? Inilah Jawaban Islam


Umumnya umat ketiga agama Samawi mengakui Adam dan Hawa diciptakan dari tanah. Artinya, manusia pertama diciptakan dari tanah. Untuk manusia-manusia berikutnya ada perbedaan pandangan pada ketiga agama Samawi ini. Hanya islam yang mengatakan manusia-manusia berikutnya juga diciptakan dari tanah. Hanya terdapat perbedaan. Ada ayat yang mengatakan dari saripati tanah, ayat yang lain mengatakan dari tanah liat, dan yang lain lagi mengatakan dari tanah kering. Mana yang benar?

Senin, 29 Desember 2025

Kenapa Banyak Ustad Suka Mempertontonkan Kebodohannya


 Kalau mencermati serangan-serangan kaum muslim terhadap ajaran kekristenan, maka akan terlihat jelas kebodohan yang dipertontonkan. Mereka salah paham akan ajaran kekristenan, lalu apa yang salah itu mereka umbar kepada audiensnya sesama muslim. Dan semua peristiwa ini divideokan lalu diposting di media sosial sehingga banyak orang melihatnya. Anehnya, mereka merasa bangga dengan postingan itu tanpa pernah menyadari bahwa mereka telah memamerkan kebodohannya. Kebodohan itu terletak pada 2 sisi, yaitu ustad dan umat sebagai audiens. Memperhatikan hal ini, saya jadi teringat akan pernyataan DR Nader Poerhasaan, seorang muslim Iran. Dalam bukunya The Corruption of Moeslem Minds (2002) dia berkata bahwa selama ini umat islam dibohongi atau dibodohi ulamanya.

Jumat, 26 Desember 2025

Menjawab Tuduhan Islam tentang Lokasi Kelahiran Yesus


 Berbagai upaya sering dilakukan umat islam untuk mencari-cari kesalahan dalam ajaran agama Kristen. Salah satunya adalah soal tempat kelahiran Yesus. Berpangkal pada realitas yang ditemui dalam masa menjelang Natal, dimana ada ornamen-ornamen natal seperti kandang natal dan goa natal selain pohon natal, umat islam mempertanyakan kepastian lokasi kelahiran Yesus tersebut. Mereka selalu menggiring umat kristiani masuk ke dalam perangkap mereka: gua atau kandang, dan mana dalilnya (ayat kitab sucinya). Di balik upaya ini, sebenarnya umat islam mau membenarkan alquran, dimana dikatakan Yesus lahir di bawah pohon kurma.

Rabu, 24 Desember 2025

Lagi-lagi Kontradiksi Alquran


Menampilkan kontradiksi yang ada di dalam alquran sama sekali bukan bertujuan menjelek-jelekkan kitab suci umat islam. Ini semua sebagai upaya penyadaran bagi umat islam yang suka mempersoalkan pertentangan yang ada dalam alkitab. Memang sering terjadi kekurangan literasi membuat umat islam gagal memahami alkitab, sehingga yang bukan kontradiksi pun dianggap sebagai kontradiksi. Dengan upaya penyadaran ini, diharapkan agar umat islam terlebih dahulu mempertanyakan kontradiksi yang ada di alquran, sebelum mempermasalahkan kitab suci orang lain.

Senin, 22 Desember 2025

INILAH KESALAH-PAHAMAN ISLAM TERHADAP KRISTEN


 Kalau mencermati serangan-serangan para mualaf atau umat islam sendiri terhadap ajaran kekristenan, dapatlah dikatakan bahwa serangan-serangan itu berangkat dari kesalah-pahaman. Para penyerang ajaran kekristenan ini salah memahami ajaran Kristen secara benar, lalu menganggap yang dipahaminya itulah yang benar. Berangkat dari kekeliruan itu dia mulai menyerang umat Kristen dengan tujuan agar umat Kristen ragu akan ajaran agamanya lalu murtad. Syukur-syukur masuk islam. Jika demikian, maka para penyerang ini akan bergirang karena dia sudah pasti masuk surga. Ini didasarkan pada sabda muhammad.

Jumat, 19 Desember 2025

INILAH ALASAN ISLAM MEMBENCI RASUL PAULUS


 Publik sudah tahu bahwa umat islam sangat membenci Rasul Paulus. Segala label buruk disematkan kepadanya, bukan saja untuk menghinanya tetapi juga untuk menyesatkan umat kristiani. Misalnya dikatakan Paulus itu telah mengubah ajaran Yesus, tanpa ada kejelasan ajaran Yesus mana yang diubah Paulus. Atau dikatakan juga bahwa agama Kristen adalah ciptaan Paulus, bukan Yesus. Sekali lagi ini juga tidak mendasar. Kata "kristen" saja dimaknai sebagai pengikut Kristus, dan Kristus itu adalah Yesus. Dan masih banyak label-label negatif disematkan pada Paulus.

Senin, 15 Desember 2025

BERANIKAH UMAT ISLAM BERPIKIR MANDIRI


 Sudah bukan rahasia lagi kalau umat islam dalam beriman selalu mengikuti petunjuk imamnya. Apa yang dikatakan imamnya itulah yang dipercayanya. Mereka sama sekali tidak pernah mencermati apalagi mengkritisinya. Apa yang dikatakan imamnya dianggap sebagai kebenaran. Yang bertentangan dinilainya salah, sehingga wajib ditolak. Inilah cara belajar islam; harus dituntun. Tanpa disadari metode ini berpeluang pada pembohongan. DR Nader Poerhassan, seorang muslim Iran, akhirnya menyadari hal ini. Karena itu, dia pernah berkata bahwa selama ini umat islam dibohongi atau dibodohi oleh ulamanya. Karena itulah, umat islam dilarang berpikir mandiri, karena jika ini dibiarkan maka umat islam akan menemukan kesalahan dalam islam. Hal inilah yang terjadi pada diri Agata Palermo.

Jumat, 12 Desember 2025

Kesalah-pahaman Umat Islam terhadap Kekristenan Berakar pada Allah SWT


 Kalau kita memperhatikan postingan-postingan umat islam, entah itu ustad/ustadzah ataupun da'i, yang menyerang kekristenan, tampak jelas kalau yang disampaikan itu salah. Kesalahannya bermula dari memahami ajaran Kristen dengan cara pandang islam. Karena itulah, bagi umat kristiani postingan-postingan itu tidak lebih dari tontonan kebodohan umat islam itu sendiri. Yang menariknya, ternyata kesalah-pahaman umat islam itu berakar pada allah swt. Dalam alquran ada banyak ayat dimana allah swt salah paham terhadap kekristenan.

RENUNGAN PERINGATAN SP MARIA GUADALUPE

Renungan Peringatan SP Maria Guadalupe

Bac I Sir 48: 1 – 4, 9-10; Injil  Mat 17: 10 – 13;

Hari ini Gereja Semesta mengajak umatnya untuk memperingati Santa Perawan Maria Guadalupe. Hari ini kita memperingatan peristiwa penampakan kedua Bunda Maria yang kedua kepada Juan Diego, dimana Bunda Maria meminta dia untuk menghadap Uskup Juan de Zumarraga. Bacaan liturgi hari ini sama sekali tidak ada kaitan dengan peristiwa penampakan tersebut, namun kitab isa melihat benang merahnya.

Dua bacaan liturgi hari ini berbicara tentang Elia yang bertugas menyiapkan hati orang Israel untuk kembali kepada Allah. Yesus berkata bahwa Elia akan datang lagi untuk “memulihkan segala sesuatu” (ay. 11). Dan para murid akhirnya menyadari bahwa yang dimaksud dengan Elia itu Adalah Yohanes Pembaptis (ay. 13). Jadi, bisa dikatakan bahwa bacaan liturgi hari ini berbicara tentang 2 tokoh, yaitu Elia dan Yohanes Pembaptis, yang bertugas untuk menyiapkan kedatangan Tuhan. Ini sangat pas di masa adven ini. Dan peran kedua tokoh ini mirip dengan yang terjadi pada diri Juan Diego. Dia terpilih untuk menyiapkan orang Mexico untuk kembali kepada Allah.

Apa pesan Tuhan buat kita? Pertama-tama kita disadarkan bahwa Tuhan punya cara tersendiri untuk mengajak kita bertobat. Tuhan bisa menggunakan manusia, entah itu yang hebat seperti Elia, atau yang biasa-biasa saja seperti Yohanes Pembaptis atau yang sederhana seperti Juan Diego supaya kita sadar dan berbalik kepada Allah. Oleh karena itu, jangan menganggap remeh segala nasehat baik dari orang lain. Bisa juga Tuhan menggunakan kita untuk menyadarkan sesama kita. Jangan berkecil hati dengan tugas ini, karena seperti Juan Diego, Tuhan tetap menyertai kita.

by: adrian 

Rabu, 10 Desember 2025

Umat Islam Perlu Sadar Diri


Tak bisa dipungkiri umat islam telah dibohongi dan dibodohi. Mereka selalu menganggap agamanya sempurna, agama yang diridhoi auloh. Hal inilah yang membuat umat islam jadi arogan. Melihat dirinya sebagai yang super, dan menganggap agama lain sebagai sampah. Orang lain harus memperhatikan islam. Tak boleh islam disepelekan, apalagi dihina. Umat islam bisa marah.

Senin, 08 Desember 2025

Fakta Sejarah: Islam Masuk ke Indonesia dengan Kekerasan


Di sekolah-sekolah, dalam pelajaran sejarah selalu dikatakan bahwa islam masuk ke nusantara ini dengan cara damai. Justru agama kristenlah yang dikatakan masuk dengan cara kekerasan, karena misi kristen datang bersamaan dengan bangsa penjajah. Sejarah ini lestari hingga kini. Ulama-ulama islam, ustad dan guru-guru islam selalu menyampaikan hal ini ke murid-muridnya. Namun faktanya justru sebaliknya.

Jumat, 05 Desember 2025

MAAF, TUHAN ISLAM BERBEDA DENGAN TUHAN KRISTEN. TANGGAPAN ATAS ROCKY GERUNG


 Dalam salah satu pernyataannya Rocky Gerung mengatakan bahwa Tuhan yang disembah Abraham disembah juga oleh Musa, Yesus dan muhammad. Pernyataannya ini tentulah dengan mudah menggiring orang pada kesimpulan Tuhan agama islam, Yahudi dan Kristen adalah satu dan sama. Kita dapat memaklumi pernyataan Rocky Gerung tersebut, karena dia selalu menekankan logika. Akan tetapi, belum tentu berarti logikanya itu benar.

Refleksi Mengakhiri Tahun Yubileum 2025 dan Menyongsong Tahun 2026

 Sukacita Peziarah Pengharapan Untuk Bertanggungjawab Memelihara “Rumah Bersama”

RD. Antonius Wahyu P

Pengantar

Tidak terasa Tahun Yubileum akan segera berakhir, perjalanan satu tahun merayakan Tahun Yubileum tentunya penuh warna dan banyak pengalaman yang boleh disyukuri. Paus Fransiskus dalam bulla Yubileum yang berjudul Spes non Confundit mengajak semua umat beriman, para uskup, imam dan biarawan-biarawati untuk memiliki pengharapan dalam hidup. Di tengah ketidakpastian dunia dan masa depan, kita diajak untuk memperbarui harapan tersebut “karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus” (Roma 5:1-2,5). Paus mengajak setiap insan beriman untuk berjalan bersama dalam iman, menyalakan cahaya pengharapan, dan merajut kasih di tengah tantangan zaman. Lebih dari sekadar perayaan, Yubileum adalah panggilan untuk kembali kepada inti iman: pertobatan, belas kasih, dan kebersamaan dalam cinta Tuhan.

Paus Fransiskus menekankan pentingnya menjalin solidaritas, kasih, dan perhatian kepada sesama---melihat dengan hati, bukan sekadar dengan mata. Sebab di sekitar kita, ada tangisan yang tak terdengar, bukan karena tak bersuara, tetapi karena dunia terlalu sibuk untuk memperhatikannya. Pengharapan yang lahir dari kasih Allah dan didasarkan pada kasih Allah yang memancar dari hati Kudus Yesus yang tertikam di kayu salib. Karena kurban Kristus itu selalu hidup dan hadir di tengah Gereja-Nya, maka pengharapan itu pun selalu hidup. Paus mengajak kita untuk melihat pengharapan itu secara global, yaitu tentang perdamaian dunia, pengharapan untuk memiliki semangat hidup dan berbagi, panggilan pengharapan bagi saudara-saudari yang mengalami berbagai kesulitan, orang miskin, para lansia, para migran, dan panggilan untuk mendukung kaum muda yang merupakan perwujudan harapan.

Paus Fransiskus mengajak kita untuk memiliki dasar yang kuat untuk berharap, karena Kristus memberi kehidupan kekal sebagai kebahagiaan. Tanpa dasar ini tentu orang akan berputus asa menghadapi penderitaan dan kematian. Harapan akan kehidupan kekal membantu orang untuk mengalami perjumpaan dengan Kristus yang mulia. Kristus yang telah bangkit inilah dasar pengharapan umat beriman, dengan tetap mengakui adanya penghakiman Allah. Itulah mengapa mendoakan mereka yang sudah meninggal menjadi hal yang tak boleh dilupakan. Indulgensi Tahun Yubileum baik itu untuk kita maupun jiwa-jiwa di api penyucian hendaknya dimaknai sebagai sarana untuk menemukan kembali sifat tak terbatas Allah, yang merupakan ungkapan penuh pengampunan Allah yang tak terbatas (bdk. Spes non Confundit No. 23) Dalam sakramen Tobat kita memperoleh pengampunan dosa, di mana tergenapi teks Mazmur ini, “Dialah [Tuhan] yang mengampuni segala kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat … Tuhan adalah Penyayang dan Pengasih” (Mzm 103: 3-4, 8).

Pada akhirnya Paus mengajak kita untuk meneladani Maria sebagai saksi mulia bagi pengharapan. Ketabahannya dan ketegaran hatinya saat berdiri di kaki salib puteranya. Meskipun diliputi kesedihan mendalam, namun dia tetap memiliki harapan kepada Allah. Yubileum yang akan segera berakhir ini dirayakan oleh seluruh umat beriman dengan berbagai macam bentuk peziarahan, doa dan olah rohani. Saya mencoba menyampaikan refleksi singkat ini berdasarkan pengalaman yang saya jumpai dalam perjalanan hidup panggilan imamat dan pelayanan pastoral di tengah umat.

Harapan Yang Membahagiakan: Sukacita Rahmat Tahbisan Imam

Rabu, 03 Desember 2025

Islam Selalu Gagal Paham


Seringkali umat islam gagal paham terkait kekristenan. Salah memahami kitab suci umat kristiani sehingga melihatnya sebagai kontradiksi, padahal sama sekali tidak. Yang menarik kesalah-pahaman islam ini berakar pada aulohnya. Auloh sendiri sudah gagal paham terhadap kristen. Karena itu, wajar saja kalau umatnya, mulai dari nabinya pada gagal paham. Sayangnya, hal ini sama sekali tidak disadari umat islam. Ini dapat dipahami karena umat islam sudah dicekoki bahwa islam agama sempurna.

Senin, 01 Desember 2025

Mengenal Beberapa Kelompok Katolik yang Bermasalah


Ternyata di masa ini masih ada kelompok-kekompok dalam Gereja Katolik yang bermasalah. Menariknya, mereka ini sudah sejak awal bermasalah tapi masih tetap eksis hingga kini. Kalau merujuk pada pernyataan Gamaliel [Kis 5: 38-39]: apakah ini karya Allah atau manusia?