T
|
Kenapa umat islam
ingin menyingkirkan agama lain
|
J
|
Karena
diperintahkan Allah. Dalam Al-Qur’an surah An-Anfal ayat 7 ada perintah untuk
memusnahkan orang-orang kafir. Orang kafir adalah orang yang tidak menerima
Al-Qur’an sebagai kitab suci dan Muhammad sebagai nabi. Sudah bisa dipastikan
umat agama lain tidak menerima hal itu, sehingga mereka adalah kafir.
Dan
dalam surah Ash-Shaff ayat 9 dikatakan bahwa Allah telah mengutus Muhammad
membawa agama yang benar (yaitu islam) dan memenangkannya di atas agama-agama
lain.
|
T
|
Kenapa Al-Quran
mengajarkan untuk membinasakan orang kafir?
|
J
|
Karena
ingin di dunia ini hanya ada agama islam. Maka dari itu, agama-agama lain
harus dimusnahkan.
|
T
|
Bagaimana menurut
pendapat Anda yang baik dan benar mengenai perbedaan konsep yang diajarkan
agama?
|
J
|
Kebenaran
mutlak hanya milik Allah. Tiap agama pastilah punya kebenarannya sendiri,
yang berbeda satu sama lain. Jadi, kalau berbicara soal kebenaran, tentulah
tidak akan ada titik temu, karena masing-masing mengaku kebenarannya sendiri.
Berbeda
dengan kebaikan. Semua agama mengajarkan agar umatnya selalu menebarkan
kebaikan. Tapi, kebaikan islam hanya ditujukan kepada sesama islam. Agama
islam melarang umatnya menjadikan orang kafir sebagai teman setia (QS Ali
Imran: 118; QS At-Taubah: 16). Islam juga melarang umatnya untuk saling
menolong dengan orang kafir (QS Al-Qashash: 86; QS Al-Mumtahanah: 13). Bahkan
Al-Qur’an melarang umat islam untuk menaati orang kafir (Ali Imran: 149 –
150/.
|
T
|
Kenapa Yesus harus
mati? Kenapa tidak seperti Bunda Maria yang diangkat ke sorga dalam keadaan
hidup?
|
J
|
Karena
jalan menuju keselamatan bagi umat manusia adalah salib. Bunda Maria tidak
dalam misi penebusan dosa manusia. Hanya Yesus saja. Hal ini seperti yang dikatakan-Nya,
“Jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji
saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.” (Yoh 12: 24).
Dan sama seperti tradisi penebusan dosa, anak domba harus dipotong (mati)
sehingga darahnya terpancar keluar, demikian juga dengan Yesus.
|
T
|
Kenapa percaya
kepada Tuhan yang Maha Esa?
|
J
|
Wah,
pertanyaan ini agak sulit menjawabnya.
|
T
|
Bagaimana tanggapan
masyarakat modern sekarang mengenai pembagian kasta dlm agama Hindu yg
bertentangan dengan HAM?
|
J
|
Kiranya
hak asasi mana yang dilanggar terkait dengan sistem kasta? Menurut saya,
sistem kasta sama sekali tidak melanggar HAM. Orang yang bukan Hindu tentu
melihatnya melanggar karena ia memakai cara pandang sendiri. Namun jika
melihat dari sudut pandang Hindu, hal tersebut tidak menimbulkan masalah.
|
T
|
Apa yang dimaksud
dengan konsep trinitas?
|
J
|
Konsep
trinitas adalah konsep Allah yang diimani oleh umat kristiani. Bagi orang
kristen, Allah itu satu dalam 3 pribadi, yaitu Allah Bapa, Allah Putera dan
Allah Roh Kudus. Lebih jauh soal ini dapat dibaca pada buku Mgr. Adrianus
tentang Allah Tritunggal.
|
T
|
Apakah agama lain
harus ikut aturan yang telah dibuat agama islam?
|
J
|
Itulah
yang diinginkan oleh islam. Kalau tidak mau ikut, ya dibinasakan hingga hanya
ada agama islam di dunia.
|
T
|
Kenapa melalui
Yesus kita bisa melihat Bapa?
|
J
|
Karena
Yesus dan Bapa itu satu (Yoh 10: 30). Ibarat uang yang punya 2 sisi.
|
T
|
Apa maksud Yesus
dalam Yoh 14: 12 – 14?
|
J
|
Yesus
akan mengabulkan permintaan kita jika kita percaya kepada-Nya. Tapi percaya
kepada Yesus mengandung konsekuensi yaitu hidup seperti Yesus atau
melaksanakan apa yang diperintahkan dan dihidupi Yesus.
|
T
|
Apa yang menjadi
tujuan akhir dari umat kristen dengan percaya dan menerapkan ajaran cinta
kasih?
|
J
|
Pertama-tama
perlu disadari bahwa melaksanakan cinta kasih merupakan perwujudan iman.
Semua itu berdampak pada keselamatan, dimana kita akhirnya hidup bersama
Bapa.
|
T
|
Kenapa Filipus
masih tidak percaya bahwa Yesus ialah Bapa?
|
J
|
Karena
Filipus masih memakai cara pikir manusiawi, bukan dengan kacamata iman.
|
T
|
Apa yang maksud
Filipus “Tuhan tunjukkan Bapa itu kepada kami; itu sudah cukup bagi kami”?
|
J
|
Adalah
satu kerinduan untuk bertemu dengan Bapa. Filipus berpikir bahwa Bapa itu
terpisah dari Yesus. Karena itu, dia ingin melihatnya. Padahal Bapa dan Yesus
itu satu. Melihat Yesus sama artinya melihat Bapa.
|
T
|
Kenapa umat islam
berpikir hanya dia saja yang benar, dan yang lain tidak?
|
J
|
Umat
islam percaya Al-Qur’an itu langsung turun dari Allah. Karena Allah maha
benar, maka apa yang ada dalam Al-Qur’an juga benar. Dan Al-Quran sudah
menyatakan bahwa islam-lah agama yang di sisi Allah, sedangkan yang lain
binasa dalam neraka jahanam.
|
T
|
Kenapa katolik dan
protestan itu tak sama walau punya satu Tuhan?
|
J
|
Karena
berbeda itulah maka terjadi perpisahan. Kalau sama, mana mungkin terpecah.
Pasti satu.
|
T
|
Kenapa banyak orang
muda katolik meninggalkan Gereja dan masuk islam? Bagaimana kita
menghadapinya?
|
J
|
Persisnya
kita tidak tahu, karena merekalah yang tahu. Namun kita bisa membuat beberapa
kemungkinan, seperti karena perkawinan, karena ekonomi, karena posisi
jabatan, karena luka batin dengan Gereja Katolik, dll. Semua itu dapat
disederhanakan jadi lemahnya iman. Untuk menghadapinya, mungkin dengan
meningkatkan iman dan pemahaman iman katolik.
|
T
|
Mengapa agama
Buddha tidak mau direpotkan dengan persoalan teologi?
|
J
|
Mungkin
karena agama Buddha lebih memikirkan hal-hal yang konkret-praktis ketimbang
hal-hal yang abstrak. Hal-hal yang konkret-praktis dampaknya langsung nyata.
Sikap seperti ini ada pada banyak umat katolik. Karena itu, banyak umat
katolik kurang paham soal Allah Tritunggal, soal Maria sebagai Bunda Allah
atau Maria dikandung tanpa noda, soal perubahan Tubuh dan Darah Kristus, dll.
|
T
|
Apakah dalam
protestan ada komuni? Jika ada, apakah sama seperti katolik?
|
J
|
Dalam
Gereja Protestan ada juga komuni, tapi mereka tidak melihatnya sebagai
sakramen. Komuni dalam protestan hanya sebagai perjamuan untuk mengenang
peristiwa perjamuan malam terakhir.
|
T
|
Kenapa kita selalu
memakai tanda salib saat memulai doa atau saat masuk gereja?
|
J
|
Tanda
salib merupakan ciri khas orang katolik. Tanda salib memiliki makna
perlindungan pada Allah Tritunggal, dan juga ungkapan syukur. Saat masuk ke
gereja, kita mengambil air berkat lalu membuat tanda salib, untuk menyadarkan
kita bahwa dulu kita dibaptis dengan air berkat dalam nama Bapa, dan Putera
dan Roh Kudus, yang membuat kita adalah warga Gereja. Lebih lanjut soal ini
dapat dibaca di sini.
|
T
|
Kenapa Yesus harus
turun ke dunia dan menjadi manusia bahkan rela wafat untuk menebus dosa
manusia padahal Dia memiliki kekuasaan?
|
J
|
Seorang
Bapa Gereja pernah berkata, “Yesus menjadi manusia supaya manusia menjadi
Allah.” Semuanya karena cinta, dan cinta menuntut korban.
|
T
|
Yesus pernah
berkata kepada Petrus akan mendirikan Gereja di atas batu ini. Dimanakah
Gereja yang didirikan Petrus itu?
|
J
|
Secara
harafiah mungkin sulit dipastikan, dimana lokasi persisnya. Namun secara metafora
bisa dikatakan bahwa itu ada pada Gereja Katolik, karena Gereja Katolik
didirikan di atas dasar para rasul.
|
T
|
Apakah Tuhan itu
satu walau agamanya berbeda-beda?
|
J
|
Jika
dikenakan pada islam, sangat sulit untuk mengatakan bahwa Tuhan itu satu. Karena
jika memang satu, kenapa Tuhan kita mengajarkan cinta kasih, sedangkan Tuhan
islam mengajarkan kebencian dan mengkafirkan orang lain; kenapa Tuhan kita
mengajarkan monogami, sedangkan Tuhan islam mengajarkan poligami. Dan masih
ada banyak hal lain yang membuktikan bahwa Tuhan kita dengan islam berbeda.
|
T
|
Apakah orang
katolik yang masuk islam lalu kembali jadi katolik harus baptis ulang?
|
J
|
Tidak
harus. Baptisan itu bersifat kekal. Akan tetapi, ada bahaya ketika seorang
mualaf meninggalkan iman islamnya. Hukum Islam membolehkan mereka itu
dibunuh.
|
T
|
Bagaimana kita
menghadapi pertanyaan-pertanyaan sulit dari teman-teman agama lain?
|
J
|
Pertama-tama,
kita harus tetap bersikap tenang dan rendah hati ketima menghadapi pertanyaan
sulit tersebut. Perlu diketahui, tidak bisa menjawab bukan lantas berarti
kita atau ajaran iman kita salah dan mereka benar. Tidak bisa jawab lantaran
kita memang tidak tahu. Karena itu, jujur saja katakan, “Pertanyaan itu saya
tidak tahu jawab. Hanya yang ahli saja yang bisa jawab.” Langsung rujukkan ke
pastor kita.
Perlu
juga diketahui bahwa pertanyaan-pertanyaan sulit yang banyak dihadapi umat,
ternyata sudah pernah dijawab oleh para ahli. Bahkan pertanyaan-pertanyaan
sulit itu sudah pernah muncul di jaman lampau. Misalnya, soal trinitas,
keallahan Yesus, Bunda Maria, dll sudah muncul sejak 50-an abad yang lalu.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar